BERITA  

Semangat Gotong Royong Warga Danau Sipin Bersihkan TPU RT 24 Kelurahan Legok

Avatar

Loading

Detektor.News | Kota Jambi – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Danau Sipin dalam kegiatan pembersihan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di RT 24 Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Kegiatan gotong royong ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat warga yang digelar pada 24 Desember 2025 di rumah Ketua RT 24. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa pembersihan TPU perlu dilaksanakan secara rutin, khususnya menjelang masuknya bulan suci Ramadan, sebagai bagian dari tradisi tahunan warga.

 

Gotong royong dilaksanakan pada Jumat, 2 Januari 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Puluhan warga dari berbagai kalangan turut ambil bagian, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda-pemudi, hingga anak-anak. Tidak hanya warga RT 24, kegiatan ini juga diikuti oleh warga dari RT 23, 25, 36, 39, dan 40.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Selain karena adanya anggota keluarga dan kerabat yang dimakamkan di TPU tersebut, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga.

BACA JUGA:  Widya Sari Caleg PDI PERJUANGAN Kota Jambi Mengadakan Do'a Bersama di Kediamannya

Koordinator kegiatan gotong royong, Yusrin, yang juga menjabat sebagai Ketua RT 24, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan penting.

“Gotong royong ini bertujuan untuk membersihkan rumput yang sudah semak dan tinggi, menyambut bulan suci Ramadan, menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan pemakaman, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan rasa kebersamaan antarwarga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusrin menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan upaya melestarikan tradisi dan nilai-nilai adat, menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan, serta sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah mendahului.

Dalam pelaksanaannya, warga secara swadaya membawa peralatan gotong royong seperti mesin pemotong rumput, cangkul, parang, dan sapu, serta konsumsi masing-masing secara ikhlas.

Salah seorang warga, Sargawi, yang turut membersihkan rumput menggunakan mesin pemotong, berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara rutin.

“Saya berharap gotong royong seperti ini setidaknya dilakukan dua kali dalam setahun. Selain itu, warga juga diharapkan membersihkan secara mandiri apabila rumput sudah mulai tinggi,” katanya.

BACA JUGA:  Tutorial Korupsi 2025: Sulap ‘Ganti Meter Bekas’ Jadi ‘Proyek Baru’. Pesulap Merah Kalah Sama Kabid PUPR Sungai Penuh!”

Kegiatan gotong royong ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik berupa lingkungan pemakaman yang bersih dan rapi, tetapi juga menjadi amal kebaikan dan nilai ibadah di sisi Allah SWT bagi seluruh warga yang terlibat.